Tokoh Utama dalam Kehancuran di Baruh Kelayar

  • Jamilah
Keywords: tokoh utama, cerita rakyat, psikologi sastra

Abstract

              Peneliti ini mengkaji tentang kepribadian tokoh utama dalam cerita rakyat kehancuran di baruh kelayar karya Anggraini Antemas telaah psikologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan kondisi kepribadian tokoh utama dalam cerita rakyat Kehancuran di Baruh Kelayar karya Anggraini Antemas, (2) mendeskripsikan proses kepribadian tokoh utama dalam Kehancuran di Baruh Kelayar  karya Anggraini Antemas.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan psikologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dalah metode deskrptif analisis. Sumber data penelitian ini adalah cerita rakyat Kehancuran di Baruh Kelayar karya Anggraini Antemas. Cerita rakyat ini merupakan yang diterbitkan Ananda Nusantara (AN), Amuntai tahun 2016 dengan tebal 107 halaman. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi kepustakaan, dan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik, deskriptif.

Hasil penelitian dapat disumpulkan sebagai berikut: Gambaran kepribadian tokoh utama dalam cerita rakyat Kehancuran di Baruhelaya karya Anggraini Antemas meliputi: (a) kondisi kepribadian suka memancing di danau didekat rumahnya (b) diasuh oleh mahkluk gaib dari dasar danau dian tokoh meliputi (1) kedewasaan jasmani meliputi (a) terjadinya cobaan sakitnya saorang anak (b) menyapu air mata dengan selendang (c) perahu meluncur seperti anak panah. (2) kedewasaan intelektual (a) Marilah kita ke istana (b) bawalah aku ketempatmu (c) Dapatlah  mempertimbangkan  permohonan kami (d) Kami setuju pernikahan kami di batalkan (3) kedewasaan emosional (a) belum berputus asa (b) masih meminta dengan suara yang rendah dan beriba-iba (c) Dengan muka yang juga mengentupkan giginya (d) Keduannya saling berpandangan muka yang merah.Gambaran proses kepribadian tokoh utama dalam cerita rakyat Kehancuran di Baruh Kelayar karya Anggraini Antemas meliputi: a) masa kanak-kanak (1) suka memancing di danau didekat rumahnya (2) diasuh oleh mahkluk gaib dari dasar danau (b)  masa remaja meliputi (1) Makin besar makin cantik parasnya (2) mengganggu ketentraman keluarga pak Rombi (c) masa dewasa meliputi (1) istana sulakarta sangat bergembira menyambut hari perkawinan angung putera mahkota (2) sesuduh dinikahkan mareka diarak keliling kampung

Published
2020-04-30
Abstract viewed = 6 times
PDF downloaded = 5 times