Persepsi Makna Subliminal pada Iklan Instagram (Semiotika Roland Barthes Terhadap foto Akun Instagram @kemenkes_ri)

  • Ratna Restapaty STIKES BORNEO LESTARI BANJARBARU
Keywords: makna subliminal, instagram, iklan

Abstract

Sebagai bagian dari jenis media digital, keberadaan iklan di digital telah jauh lebih merepresentatifkan produknya untuk menjangkau konsumen tertentu. Dalam setiap penggunaan internet, baik desktop maupun mobile, setiap individu umumnya dapat menjumpai beragam iklan yang tayang di sudut layar, dan mau tidak mau orang-orang pasti akan melihatnya. Jika dirasa iklan tersebut cukup menarik minat khalayak sasaran, maka kemungkinan besar ia akan meng-klik untuk mencari tahu lebih jauh tentang pesan yang disampaikan. Penelitian ini menggunakan paradigma penelitian deskriptif kualitatif dimana peneliti berusaha mendeskripsikan hasil observasi pada objek penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam iklan di instagram penelitian ini adalah representasi analisis subliminal dalam iklan di instagram dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes, dengan teori makna mitos yang dikembangkannya. Analisis semiotika kemudian digunakan untuk menjelaskan makna dari pesan-pesan iklan pada akun Instagram. Konsepsi mengenai social network pada anak muda digambarkan melalui keberadaan model yang menjadi tanda dalam iklan direpresentasikan sebagai perpaduan bentuk penampilan fisik yang ceria, segar, dinamis, berani, berjiwa petualang, inspiratif dan kreatif. Mengenai tanda-tanda yang tersembunyi atau subliminal terdapat pada beberapa iklan yang dianalisis.

References

Ardani, desak dkk. 2015. Representasi Metroseksual Pada Fashion Balita (Analisis Semiotika Roland Barthes TerhadapFoto Daffa Abyan Sofa Pada Akun Instagram@daffa_sof. E Proceeding of Management: Vol.2,No.3 Desember 2015 ISSN:2355-9357. Prodi S1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bisnis,Universitas Telkom.

Barthes, Roland. (2012). Elemen-Elemen Semiologi. Yogyakarta. IRCisoD

Davis, Howard dan Walton, Paul. (2010). Bahasa Citra Media. (Alfathri Aldin, ed). Yogyakarta: Jalasutra

Moleong, L.J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Jannah, Vicky. Representasi Anak Muda Pada Iklan Print Ad Telkomsel LOOP.http://www.academia.edu/1045086/S_E_M_I_O_T_I_K_A_TENTANG_MEMBACA_TANDA-TANDA
Noth, Winfried. (2006). Semiotik (Dharmojo, Jumadi, Eti, Aleda M, Eds.) Surabaya: Airlangga Univercity Press
Shrum,L.J.(2010). Psikologi Media Entertainmen. Yogyakarta:Jalasutra.
Van Zoest, Aart. 1993. Semiotika: Tentang Tanda,Cara kerjanya, dan Apa yang Penerima pesan Lakukan dengannya, Jakarta:Sumber Agung. Penerjemah. Ani Soekowati. Hal. 54Wang, Lucia. (2016). Are You Being Manipulatedby Subliminal Message?. Diakses dari http://blog.visme.co/subliminal-messages
Widyatama, Rendra. 2007. Pengantar Periklanan. Yogyakarta: Putaka Book
Zaimar, Sumantri, OK dan Harahap, Ayu Basuki. (2011). Telaah Wacana; Teori dan Penerapannya. Depok: Komodo Books
2017. http://kumparan.com/damar-juniarto. Diakses padatanggal 23 September 2017.
Published
2019-12-20
Abstract viewed = 14 times
pdf downloaded = 0 times