Implementasi Kesantunan dalam Wacana Percakapan di Whatsapp (Kajian Sosiopragmatik)

  • Alimuddin A. Djawad. STKIP PGRI BANJARMASIN
  • Endang Sulistyowati STKIP PGRI BANJARMASIN
Keywords: kesantunan, wacana percakapan, whatsapp

Abstract

Peran media sosial (medsos) dalam dunia komunikasi dewasa ini sangat urgen karena berimplikasi langsung pada sikap bahasa masyarakat khususnya pengguna medsos Whatsapp. Berkenaan dengan itu, kajian yang dilaksanakan ini ditujukan untuk memperoleh deskripsi mengenai implementasi dan pelanggaran kesantunan dalam wacana percakapan di whatsapp berdasarkan perspektif sosiopragmatik. Sumber data penelitian ini adalah berbagai grup whatsapp sehingga data kebahasaan yang digali berkaitan dengan tuturan dari anggota grup. Teori yang dijadikan rujukan utama dalam analisis data ialah teori prinsip kesantunan Leech (1983) yang mendasarkan pada beberapa maksim. Hasil kajian menunjukkan bahwa maksim yang sepenuhnya dipatuhi dalam percakapan meliputi maksim kebijaksanaan, kemurahan, kerendahan hati, dan kesimpatian. Sebaliknya, maksim yang dilanggar sekaligus dipatuhi adalah maksim penerimaan dan kesetujuan. Pelanggaran terhadap kedua maksim tersebut menyebabkan tidak santunnya tuturan peserta tutur.

References

Brown, Penelope and Levinson, Stephen C. 1978. Politeness: Some Universal in Language Usage. Cambridge: Cambridge University Press.
Cutting, Joan. 2002. Pragmatics and Discourse. London: Routledge.
Fallianda. 2018. “Kesantunan Berbahasa Pengguna Media Sosial Instagram: Kajian Sosiopragmatik” dalam Etnolingual Volume 2 Nomor 1, Mei 2018 hlm. 35-54. (online), (https://e-journal.unair.ac.id/ETNO/article/view/8457), diakses 4 September 2018.
Felix-Brasdefer, J. Cesar. 2008. Politeness in Mexico and The United States. Amsterdam: John Benjamin Publishing Company.
Grice, H. Paul. 1975. “Logic and Conversation” dalam P Cole dan J. Morgan (ed) Syntax and Semantics 3 Speech Act. New York: Academic Press.
Kádár, Dániel Z. and Mills, Sara (ed.). 2011. Politeness in East Asia. Cambridge: Cambridge University Press.
Leech, Geoffrey. 1983. Principles of Pragmatics. New York: Longman.
Mahsun. 2012. Metode Penelitian Bahasa, Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta: Rajawali Press.
Maulidi, Ahmad. 2015. “Kesantunan Berbahasa pada Media Jejaring Sosial Facebook” dalam e-Jurnal Bahasantodea Volume 3 Nomor 4, Oktober 2015 hlm 42-49. (online) (http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/Bahasantodea/article/view/6328), diakses 4 September 2018.
Nadar, F. X. 2009. Pragmatik dan Penelitian Pragmatik. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Pratama, Ikke Dewi. 2017. “Bahasa Komplain di Media Sosial Twitter” dalam Transformatika Volume 4 Nomor 1, Maret 2017 hlm. 35-56. (online), (http://jurnal.untidar.ac.id/index .php/transformatika/article/view/244), diakses 4 September 2018.
Rahardi, R. Kunjana. 2005. Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Seken, I Ketut. 2015. Introduction to Pragmatics. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analitis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistis. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Trudgill, Peter. 1984. Applied Sociolinguistics. London: Academic Press.
Wardhugh, Ronald. 1988. An Introduction to Sociolinguistics. Oxford: Basil Blackwell.
Watts, Richard J. 2003. Politeness. Cambridge: Cambridge University Press.
Yule, George. 1996. Pragmatics. Oxford: Oxford University Press
Published
2019-12-20
Abstract viewed = 8 times