Analisis Struktur Tari Radap Rahayu

  • Dewi Rukmini Pendidikan Seni Tari STKIP PGRI Banjarmasin
  • Juwita Juwita Pendidikan Seni Tari STKIP PGRI Banjarmasin
Keywords: Analisis, Gerak, Struktur, Tari, Radap Rahayu

Abstract

Tari Radap Rahayu adalah salah satu tari yang berasal dari Kalimantan Selatan, ditarikan untuk penyambutan tamu. Dalam bentuk sajian tari Radap Rahayu terdapat berbagai bentuk sikap dan gerak yang dimulai dari bagian kaki, tangan, dan kepala. Penelitian tentang analisis struktur gerak tari Radap Rahayu ini membahas tentang perincian gerak yang ada dalam tari Radap Rahayu secara detail, mulai dari tingkat terendah sampai ke tingkat tertinggi. Tujuan penelitian adalah untuk : (1) Mengetahui struktur gerak tari Radap Rahayu ditinjau dari jenis-jenis gerak; (2) Mengetahui struktur gerak tari Radap Rahayu berdasarkan watak gerak; (3) Mengetahui struktur gerak tari Radap Rahayu berdasarkan gerak bagian tubuh; (4) Mengetahui struktur gerak tari Radap Rahayu berdasarkan unsur-unsur gerak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dimana uraian bersifat deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah video tari Radap Rahayu dan narasumber. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi berupa foto yang menjadi bukti fisik yang mendukung penelitian. Dalam hasil penelitian ini diketahui bahwa (1) Struktur gerak tari Radap Rahayu berdasarkan jenis gerak meliputi 11 gerak maknawi dan empat gerak murni; (2) Struktur gerak tari Radap Rahayu berdasarkan watak gerak meliputi empat gerak maskulin dan 11 gerak feminims; (3) Struktur gerak tari Radap Rahayu berdasarkan gerak bagian tubuh meliputi enam sikap tangan 10 gerak tangan, tiga sikap kaki tujuh gerak kaki, tiga sikap dan satu sikap kepala; (4) Struktur gerak tari Radap Rahayu berdasarkan unsur gerak meliputi tiga gugus gerak, 17 kalimat gerak 31 frase gerak dan 152 motif gerak. Dalam tari Radap rahayu satu motif gerak dan motif gerak selanjutnya saling berkaitan membentuk satu frase gerak, satu frase gerak dan frase gerak selanjutnya membentuk satu kalimat gerak, satu kalimat gerak dan kalimat gerak selanjutnya menjadi satu gugus gerak, dan satu gugus gerak dan gugus gerak selanjutnya menjadi satu tarian utuh.

Published
2020-03-14
Section
Articles
Abstract viewed = 5 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 8 times