Kajian Etnobotani Tumbuhan Obat Tradisional Oleh Masyarakat Kampung Padang Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara

  • Sylvia Helmina STKIP PGRI Banjarmasin
  • Yulianti Hidayah STKIP PGRI Banjarmasin
Keywords: Etnobotani, Tanaman Obat, Kampung Padang

Abstract

ABSTRAK

Etnobotani adalah cabang ilmu yang mendalami hubungan antara manusia dengan tumbuhan disekitarnya. Tumbuhan obat adalah semua jenis tumbuhan yang diketahui  memiliki kandungan senyawa yang bermanfaat dan berkhasiat untuk mencegah, meringankan atau menyembuhkan suatu penyakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis tanaman obat, bagian tumbuhan yang dimanfaatkan dan paling banyak digunakan oleh masyarakat Kampung Padang Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara. Metode yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan metode survey dan teknik wawancara semi terstruktur. Pemilihan responden dilakukan dengan metode Purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 20 orang sebagai  perwakilan pada tiap masyarakat. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara semi terstruktur dengan berpedoman pada daftar pertanyaan. Analisis data secara deskriptif yang dilakukan dalam dua bentuk pendekatan yaitu pendekatan antropologi medikal dan pendekatan etnobotani medikal. Hasil Penelitian menunjukan bahwa di Kampung Padang Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara ditemukan 47 Jenis tumbuhan obat tradisional berdasarkan sering sekali digunakan (40,42%), sering (31,91%), dan yang jarang (27,65%). Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan dan paling banyak digunakan oleh masyarakat diataranya yang paling banyak adalah daun (70,21%), rimpang (12,76%), akar (10,63%), buah (10,63%) batang (8,51%), umbi (8,51%), sedangkan biji (2,12%) dan bunga (2,12%) merupakan bagian yang paling sedikit digunakan.

Published
2021-03-31
Section
Articles
Abstract viewed = 36 times
pdf downloaded = 61 times